Wali Murid SDN 5 Kelapatujuh Mengadukan Kualitas Seragam ke DPRD Lampung Utara

Photo of author

By Redaksi

Puluhan wali murid dari SDN 5 Kelapatujuh mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kualitas seragam batik dan olahraga yang diterima anak-anak mereka. Dalam pertemuan dengan Ketua DPRD Lampung Utara, M. Yusrizal, para orang tua ini menyampaikan keluhan mereka setelah membayar Rp230.000 untuk seragam tersebut.

Devi, salah satu wali murid, mengungkapkan, “Kami sudah bayar Rp230 ribu, tapi kualitas baju-bajunya malah seperti ini.” Ia menambahkan bahwa mereka telah menunggu selama lima bulan untuk menerima seragam yang dijanjikan. Pembayaran seragam dianggap wajib, dan bagi yang tidak membayar, dianggap mengundurkan diri.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Dila, wali murid lainnya, yang merasa bahwa seragam batik yang diterima tampak lebih cocok untuk acara hajatan daripada untuk sekolah. Ia juga menyoroti bahwa baju olahraga yang diberikan hanya berupa kaus biasa, tidak sesuai dengan standar yang diharapkan. “Kami ingin baju anak-anak kami sesuai dengan sekolah lain,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, M. Yusrizal berjanji untuk menghubungi Dinas Pendidikan setempat. Ia berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan cepat agar tidak ada pihak yang dirugikan. “Mudah-mudahan, masalah ini cepat selesai agar tidak ada yang dirugikan,” jelasnya.

Kejadian ini menyoroti pentingnya transparansi dan kualitas dalam pengadaan seragam sekolah, serta perlunya perhatian dari pihak berwenang untuk memastikan hak-hak siswa dan orang tua terpenuhi. Para wali murid berharap agar tindakan cepat diambil untuk memperbaiki situasi ini demi kesejahteraan anak-anak mereka.

Baca Juga  Dinas Pendidikan Lampung Utara Salurkan Dana Nonsertifikasi untuk Guru