Disdik Bandarlampung Umumkan SPMB Sekolah Negeri Dilakukan Daring dan Luring

Photo of author

By Redaksi

Bandar Lampung – Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung mengumumkan bahwa proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SD dan SMP negeri pada tahun ajaran 2025/2026 akan dilakukan melalui dua metode sekaligus: daring dan luring (offline).

Langkah ini diambil guna memberikan akses yang merata kepada seluruh calon peserta didik dari berbagai latar belakang ekonomi dan kondisi infrastruktur digital.

πŸ’» Proses Daring: Akses Melalui Portal Resmi

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, Eka Afriana, menyebutkan bahwa proses daring dapat diakses melalui laman resmi PPDB Bandar Lampung yang akan dibuka sesuai dengan jadwal tahapan seleksi.

Metode daring digunakan untuk:

  • Pendaftaran jalur zonasi
  • Jalur afirmasi
  • Jalur perpindahan orang tua/wali
  • Jalur prestasi akademik dan non-akademik

Calon peserta hanya perlu mengunggah dokumen persyaratan dan memilih sekolah yang dituju berdasarkan kuota dan zonasi.

🏫 Proses Luring: Fasilitasi Wilayah Terbatas Akses Internet

Selain daring, Disdik juga menyediakan jalur pendaftaran langsung di sekolah bagi calon siswa yang:

  • Tidak memiliki perangkat gawai memadai
  • Tidak terjangkau jaringan internet stabil
  • Membutuhkan pendampingan teknis oleh panitia sekolah

β€œKita ingin semua anak mendapatkan akses pendidikan tanpa terhalang fasilitas. Maka, sekolah tetap membuka layanan pendaftaran langsung bagi orang tua atau wali murid yang datang,” jelas Eka.

πŸ“… Jadwal dan Tahapan SPMB Bandar Lampung

Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa tahapan SPMB 2025 terdiri dari:

  1. Sosialisasi dan pengumuman kuota: awal Juni
  2. Pendaftaran jalur prestasi & afirmasi: pertengahan Juni
  3. Pendaftaran jalur zonasi & perpindahan: akhir Juni
  4. Verifikasi & pengumuman hasil: awal Juli
  5. Daftar ulang: pertengahan Juli

Penerapan sistem kombinasi daring dan luring dalam proses SPMB menunjukkan komitmen Disdik Kota Bandar Lampung dalam menjaga inklusivitas akses pendidikan. Ini juga menjadi respons adaptif terhadap tantangan digitalisasi di tengah kesenjangan infrastruktur di beberapa wilayah.

Baca Juga  Gubernur Lampung Pimpin Upacara HUT ke-80 RI, Tegaskan Persatuan dan Kesejahteraan Rakyat