Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung situasi arus mudik di Pelabuhan Merak, Banten. Dalam tinjauannya, Kapolri menilai bahwa sejumlah kebijakan yang diterapkan pemerintah, seperti diskon tiket kapal dan program work from anywhere (WFA), efektif dalam mengurai kepadatan arus mudik di jalur penyeberangan tersebut.
Kapolri mengungkapkan bahwa volume kendaraan yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak menuju Bakauheni mengalami peningkatan sejak H-10 Lebaran 2025. Diperkirakan, masih ada sekitar 170.000 kendaraan yang akan menyeberang.
Salah satu perhatian utama Kapolri adalah perbedaan kepadatan arus lalu lintas antara siang dan malam hari. Ia mencatat bahwa kepadatan cenderung meningkat pada malam hari, terutama sejak sore hingga setelah waktu sahur. Sebaliknya, pada siang hari, kondisi lalu lintas cenderung lebih lengang.
Menyikapi kondisi ini, Kapolri mengimbau para pemudik untuk memanfaatkan waktu siang hari untuk menyeberang. Dengan demikian, diharapkan kepadatan arus mudik dapat terurai secara lebih merata.
“Kami mengharapkan agar siang waktu yang ada betul-betul bisa dimanfaatkan karena masih ada 170 ribu kendaraan masyarakat yang mau menyeberang,” ujar 1 Kapolri.